KARYA TULIS ILMIAH
“ Globalisasi di Bidang
Ekonomi“
RISKA AILIA U
XII IPA 1
KATA
PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah
melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan
Karya Ilmiah PKN ini dengan baik.
Karya Ilmiah ini diharapkan mampu membantu saya dalam
memperdalam mata pelajaran PKN dalam kegiatan belajar. Selain itu, Karya Ilmiah
ini diharapkan agar dapat menjadi bacaan para pembaca agar menjadi warga negara
yang baik dan bertanggung jawab karena materi ini disajikan mengarah pada
terbentuknya arah globalisasi yang berpengaruh terhadap perekonomian dan
perdagangan bangsa indonesia.
Oleh karena itu, Karya Ilmiah ini diharapkan agar bangsa
Indonesia memiliki sikap yang kritis terhadap situasi dan kondisi kehidupan
perekonomian yang selalu berubah.
Akhir kata, saya ucapkan terima kasih kepada para pembaca
yang sudah berkenan membaca Karya Ilmiah ini dengan tulus ikhlas. Semoga Karya
Ilmiah ini dapat bermanfaat, khususnya
bagi saya dan pembaca. Amin.......
Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR......................................................................................
DAFTAR ISI.....................................................................................................
BAB
I PENDAHULUAN..........................................................................
1.1 Latar Belakang
1.2 Rumusan Masalah..............................................................................................
1.3 Tujuan
BAB II PEMBAHASAN.............................................................................
A.
Pengertian dan Globalisasi di
bidang Ekonomi...............................
1. Pengertian Globalisasi.................................................................
2. Globalisasi Ekonomi...................................................................
B. Ciri-ciri Globalisasi..........................................................................
C. Kapitalisme Global..........................................................................
D. Kapitalisme di Indonesia.................................................................
E. Dampak Globalisasi dalam bidang
Ekonomi...................................
BAB
III PENUTUP.......................................................................................
3.1
Kesimpulan dan Saran...............................................................
3.2
Penutup......................................................................................
3.3
Daftar Pustaka...........................................................................
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang Masalah
Manusia
telah mengalami perkembangan dalam setiap periode waktu yang dilewatinya, dari
zaman purbakala sampai dengan zaman sekarang. Peradaban manusia telah mengalami
kemajuan sampai sekarang. Perkembangan manusia pun semakin barkembang pesat.
Perkembangan itu membawa perubahan – perubahan besar pada kehidupan manusia.
Misalnya, pada pakaian, teknologi, makanan,dsb. Sebagai contoh misalnya
Indonesia. Indonesia pada saat ini, sudah mulai mengikuti perkembangan dunia.
Hal ini dapat disebut bahwa Indonesia mengalami proses globalisai. Begitu pula
dengan globalisasi di bidang ekonomi yang sangat mempengaruhi kehidupan
perekonomian bangsa ini. Untuk itu, karya tulis ilmiah ini akan memberitahukan
dampak – dampak dari globaliasasi di bidang ekonomi bagi indonesia.
1.2 Rumusan
Masalah
Berdasarkan pada kenyataan itu, maka
masalah yang muncul dalam karya tulis ilmiah ini adalah:
a.
Apa yang dimaksud dengan globalisasi?
b.
Bagaimana ciri – ciri globalisasi ekonomi itu ?
c.
Apa itu kapitalisme global ?
d.
Bagaimana pengaruh kapitalisme di indoneisa ?
Dalam karya tulis ilmiah ini akan
kami pecahkan semua masalah yang ada di atas.
1.3 Tujuan
Tujuannya kita dapat mengetahui
dampak yang ditimbulkan dari proses globaliasasi di bidang ekonomi. Baik dampak
positif maupun dampak negatif. Dan kita dapat mengetahui bagaimana sikap kita
dalam menerima perubahan – perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian dan Globalisasi di bidang
Ekonomi
1.
Pengertian Globalisasi
Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan
dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia
di seluruh dunia dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya
populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu
negara menjadi bisa.
Kata
“globalisasi” diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal.
Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekadar definisi kerja
(working definition), sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya.
Globalisasi didefinisikan sebagai semua proses yang merujuk kepada penyatuan
seluruh warga dunia menjadi sebuah kelompok masyarakat global. Ada yang
memandang bahwa globalisasi itu sebagai suatu proses sosial, atau proses
sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di
dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau
kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan
budaya masyarakat.
2. Globalisasi ekonomi
Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan
ekonomi dan perdagangan, dimana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu
kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas
teritorial negara. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh
batasan dan hambatan terhadap arus modal, barang dan jasa. Ketika globalisasi
ekonomi terjadi, batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan
antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat.
Globalisasi perekonomian di satu pihak akan membuka peluang pasar produk dari
dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif, sebaliknya juga membuka
peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik.
B. Ciri-ciri Globalisasi
Berikut ini beberapa ciri yang menandakan semakin
berkembangnya fenomena globalisasi di dunia.
Perubahan dalam konsep ruang dan waktu. Perkembangan
barang-barang seperti telepon genggam, televisi satelit, dan internet
menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya, sementara
melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal
dari budaya yang berbeda.
Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda
menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan
internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multinasional, dan dominasi
organisasi semacam World Trade Organization (WTO).
Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media
massa (terutama televisi, film, musik, dan transmisi berita dan olah raga
internasional). saat ini, kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan
pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya, misalnya
dalam bidang fashion, literatur, dan makanan.
Meningkatnya masalah bersama, misalnya pada bidang
lingkungan hidup, krisis multinasional, inflasi regional dan lain-lain.
Kennedy dan Cohen menyimpulkan bahwa transformasi ini telah
membawa kita pada globalisme, sebuah kesadaran dan pemahaman baru bahwa dunia
adalah satu. Giddens menegaskan bahwa kebanyakan dari kita sadar bahwa sebenarnya
diri kita turut ambil bagian dalam sebuah dunia yang harus berubah tanpa
terkendali yang ditandai dengan selera dan rasa ketertarikan akan hal sama,
perubahan dan ketidakpastian, serta kenyataan yang mungkin terjadi. Sejalan
dengan itu, Peter Drucker menyebutkan globalisasi sebagai zaman transformasi
sosial.
C. Kapitalisme Global
Kapitalisme global adalah upaya meraih keuntungan dan
mengakumulasi modal tanpa batas atau sekat yang berupa negara. Dalam
perkembngannya, kapitalisme global ini telah menjadi bagian dari kehidupan
sehari-hari sebagian orang diberbagaibelahan dunia. Sebagai contoh dalam
penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, seseorang akan merasa ada
sesuatu yang hilang bila dalam satu hari tidak melihat TV, membaca koran,
ataupun membaca email. Dengan teknologi informasi dan komunikasi tersebut,
dengan mudahnya seseorang dapat memindahkan ribuan maupun jutaan dollar
melintasi batas Negara dalam hitungan detik dengan hnya menekan tombol Personal
Computer.
Kapitalisme global ini juga mengubah cara pandang orang
terhadap berbagai hal. Cara pandng tentang uang misalnya, bukan lagi hanya
sebagai alat tukar melainkan juga sebagai barang dagangan seperti komoditas
lainnya. Adanya profesi pedagang valuta asingmembuktikan hal tersebut. Lebih lanjut
uang yang biasa terlihat sebagai lembaran-lembaran kertas, di tangan lembaga
keuangan saat ini berkembang menjadi bentuk yang lebih canggih sepertibonds,
stocks, commercial notes, dan lain sebagainya serta transaksi yang
dilakukannyapun tidak berdasarkan saat ini (sekarang), tetapi dapat pula
transaksi untuk masa nanti. Sehingga dapat dibayangkan betapa rumitnya
perputaran uang di dunia ini. Perkembangan kapitalisme yang semakin mengglobal
dapat mendorong terjadinya berbagai kondisi baru seperti:
Terciptanya berbagai inovasi yang memunculkan produk-produk
yang ada. Kondisi ini menyebabkan melimpahnya produk dengan harga yang relative
lebih murah, sehingga meningkatkan persaingan.
Terjadinya relokasi perusahaan multinasional untuk
memanfaatkan keunggulan koparatif suatu negara, agar dapat memenangkan
persaingan tersebut. Misalnya relokasi atas industri padat karya untuk
mendapatkan pekerjaan dengan upah yang lebih murah. Dalam proses ini muncullah
berbagai perusahaan multinasional, yaitu perusahaan yang mempunyai cabang di
berbagai negara.
Terjadinya arus internasionalisasi dan perputaran modal yang
sanga cepat yang menembus batas waktu dan ruang. Modal yang berputar tersebut
bergerak tidak hanya di sektor yang produktif tetapi juga yang spekulatif.
Terbentuknya suatu tatanan dunia baru yang dimotori
lembaga-lembaga internsional dan forum internasiona seperti IMF, World Bank,
WTO, dan lain sebagainya. Secara serentak lembaga dan forum internasional
tersebut mengkampanyekan dan mengarahkan dunia kea rah kerangka kebijakan baru
yang mendukung rezim liberal dan perdagangan bebas global. Aturan-aturan
liberalisasi, deregulasi, dan privatisasi merebak di segala penjuru dunia.
Dari yang berpandangan negatif, menganggap bahwa globalisasi
tidak banyak manfaatnya atau bahkan merugikan. Investasi dalam bentuk penanaman
modal asing akan menguras sumber daya yang dimiliki oleh suatu bangsa dengan
manfaat paling besar justru tidak dinikmati oleh bangsa tersebut.
Di samping pandangan yang bersifat negatif dari kapitalisme
global, ada pula yang berpandangan positif. Pandangan itu pada intinya
menyatakan bahwa penanaman modal asing dianggap dapat memungkinkan akses
terhadap teknologi, manajemen, dan pemasaran.Di samping itu, arus modal juga
memungkinkan untuk menutup kesenjangan antara tabungan dan investasi, sehingga
memungkinkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
D. Kapitalisme di Indonesia
Paham kapitalisme yang kita harapkan hendaknya disertai
persyaratan bahwa semuanya harus berfungsi sosial. Di negara-negara lain yang
sangat dan teramat kapitlis, capital memang selalu dibuat berfungsi sosial
melalui perpajakan, instrumen-instrumen distribusi kekayaan dan pendapatan,
system jaminan sosial, sistem perburuhan dan masih sangat banyak lagi
perangkat, peraturan, lembaga dan sebagainya, yang membuat capital berfungsi
sosial. Fungsi sosial tidak mengurangi kenyataan bahwa ekonomi kita adalah atas
dasar kapitalisme. Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh
bertentangan dengan kepentingan masyarakat. Sehingga pada akhirnya potensi,
inisiatif dan kreasi setiap warga Negara dapat berkembang sepenuhnya dalam
batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum. Sejauh ini dapat dikatakan
bahwa Indonesia telah memasuki kapitalisme global. Dalam masa sebelum krisis
peran penanaman modal asing (PMA) cenderung meningkat. Persoalan yang lebih
besar dari hadirnya modal asing di Indonesia adalah apakah manfaat seluruhnya
yang diperoleh pemodal asing di Indonesia dibagi secara adil antara pemodal
asing dan bangsa Indonesia. Selalu dikatakan bahwa modal asing membawa masuk
modal, transfer teknlogi, transfer kemampuan manajemen dan membuka lapangan
kerja. Berbagai kenyataan di atas memberikan pelajaran bahwa kapitalisme global
membuka peluang untuk mengembangkan perekonomian. Namun demikian, kapitalisme
global juga dapat merusak perekonomian Indonesia.
E. Dampak Globalisasi dalam bidang
Ekonomi :
Dampak
globalisasi dalam bidang ekonomi, antara lain :
Globalisasi dan liberalisme pasar
telah menawarkan alternatif bagi pencapaian standar hidup yang lebih tinggi.
Semakin melebarnya ketimpangan distribusi pendapatan antar negara-negara kaya
dengan negara-negara miskin. Munculnya perusahaan-perusahaan multinasional dan transnasional.
Membuka peluang terjadinya penumpukan kekayaan dan monopoli usaha dan kekuasaan
politik pada segelintir orang. Munculnya lembaga-lembaga ekonomi dunia seperti
Bank Dunia, Dana Moneter Internasional, WTO.
Aspek Ekonomi Dampak positif dalam aspek
ini dengan adanya globalisasi dapat kita petik hal – hal :
1.Makin terbukanya pasar
Internasional bagi hasil produksi dalam negeri
2.Mendorong kita untuk memproduksi
barang yang berkualitas tinggi
3.Mendorong para pengusaha untuk
meningkatkan efesiensi dan menghilangkan biaya tinggi 4.Dimungkinkan dapat
meningkatkan kesempatan kerja dan devisa negara.
Dampak negatif dari aspek ekonomi
adalah :
1.Dengan adanya keterbukaan maka
kita akan dibanjiri barang – barang dari luar.
2.Dengan adanya kebebasan masuknya
investasi dari luar ke negara kita,bisa menguasai perekonomian kita.
3.Dengan adanya persangian bebas
maka kelak akan ada pelaku ekonomi yang menang dan kalah.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
· Kita harus bersikap selektif dalam
mengikuti perkembangan globalisasi
ekonomi yang terjadi di indonesia .
- Ambilah sisi positif dari proses globalisasi.
- Dengan adanya proses globalisasi dalam kehidupan ekonomi, kita dapat memperoleh informasi mengenai perkembangan perekonomian di indonesia dan dunia lebih cepat , sehingga dapat membuat kehidupan semakin baik.
Saran
Dengan begitu, kami menyarankan agar
pembaca jangan sampai terbawa hal – hal buruk dalam peroses globalisasi
ekonomi. Dan kita sebagai masyarakat indonesia harus dapat mengambil sisi baik
dari globalisasi ekonomi yang terjadi
Dan kalian harus bersikap selektif dalam mengikuti setiap perkembangan
globalisasi ekonomi di indonesia ini.
3.2 Penutup
Sekian hal – hal yang dapat kami bahas dan sampaikan. Mohon
maaf bila ada salah kata. Mudah – mudahan dapat bermanfaat bagi kalian. Dan
kami mengharapkan sumbangan pikiran, kritikan, maupun saran.
3.3 DAFTAR
PUSTAKA
http://www.google.co.id/
http://putraaldy.blogspot.com/2012/02/globalisasi-di-bidang-ekonomi.html
http://icalcell.blogspot.com/2012/02/dampak-globalisasi-dalam-banyak-bidang.html
http://dinnamutra.blogspot.com/2011/03/contoh-karya-tulis-ilmiah.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar