Riska Ailia Ulfrastina
Email : ailiariska@gmail.com
Kamis, 12 Februari 2015
Senin, 26 Januari 2015
Minggu, 11 Januari 2015
KARYA TULIS ILMIAH
KARYA TULIS ILMIAH
“ Globalisasi di Bidang
Ekonomi“
RISKA AILIA U
XII IPA 1
KATA
PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah
melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan
Karya Ilmiah PKN ini dengan baik.
Karya Ilmiah ini diharapkan mampu membantu saya dalam
memperdalam mata pelajaran PKN dalam kegiatan belajar. Selain itu, Karya Ilmiah
ini diharapkan agar dapat menjadi bacaan para pembaca agar menjadi warga negara
yang baik dan bertanggung jawab karena materi ini disajikan mengarah pada
terbentuknya arah globalisasi yang berpengaruh terhadap perekonomian dan
perdagangan bangsa indonesia.
Oleh karena itu, Karya Ilmiah ini diharapkan agar bangsa
Indonesia memiliki sikap yang kritis terhadap situasi dan kondisi kehidupan
perekonomian yang selalu berubah.
Akhir kata, saya ucapkan terima kasih kepada para pembaca
yang sudah berkenan membaca Karya Ilmiah ini dengan tulus ikhlas. Semoga Karya
Ilmiah ini dapat bermanfaat, khususnya
bagi saya dan pembaca. Amin.......
Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR......................................................................................
DAFTAR ISI.....................................................................................................
BAB
I PENDAHULUAN..........................................................................
1.1 Latar Belakang
1.2 Rumusan Masalah..............................................................................................
1.3 Tujuan
BAB II PEMBAHASAN.............................................................................
A.
Pengertian dan Globalisasi di
bidang Ekonomi...............................
1. Pengertian Globalisasi.................................................................
2. Globalisasi Ekonomi...................................................................
B. Ciri-ciri Globalisasi..........................................................................
C. Kapitalisme Global..........................................................................
D. Kapitalisme di Indonesia.................................................................
E. Dampak Globalisasi dalam bidang
Ekonomi...................................
BAB
III PENUTUP.......................................................................................
3.1
Kesimpulan dan Saran...............................................................
3.2
Penutup......................................................................................
3.3
Daftar Pustaka...........................................................................
Kamis, 27 November 2014
Sistem Pemerintahan Afrika Selatan dan Australia
Ciri-ciri
sistem pemerintahan Afrika Selatan
1. Afrika
selatan menerapkan sistem politik demokrasi anti-apartheid
2. Bentuk
negara Afrika selatan adalah kesatuan
3. Bentuk
pemerintahan negara Afrika selatan adalah republic
4. Sistem
pemerintahan negara Afrika selatan adalah presidensial
5. Parlemen
di Afrika terdiri dari 2 bagian yaitu, majelis nasional dan dewan nasional provinsi
6. Setiap
provinsi di Afrika Selatan memiliki satu penggubal UU negeri dan majelis
eksekutif yang diketuai oleh Perdana Menteri
7. Presiden
merupakan pemimpin partai mayoritas di parlemen
8. Presiden
sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan
9. Sistem
pemilu secara perwakilan proporsional
10. Pemilu diadakan setiap 5 tahun
sekali dan rakyat yang berumur 18 tahun ke atas diwajibkan untuk ikut
11. Pemilu
terakhir pada April 2004, dimana partai ANC memenangkan kursi parlemen (69,68%)
12. Partai ANC
bersama partai kebebasan Inkatha (6,97%) membentuk aliansi pemerintahan.
13. Partai
oposisi utama termasuk : Aliansi demokrat (12,37%), Demokrat bebas atau ID
(1,73%), Partai Nasional Baru atau NNP (1,65%), dan Partai Demokratik Kristen
Afrika atau ACDP (1,6%)
14. Jumlah
lembaga legislatif di Afrika selatan adalah 400
15. Afrika
selatan memiliki 3 ibukota yaitu legislatif, ekskutif dan yudikatif
16. Sistem kepartaiannya multipartai
17. Perdana
menteri sebagai kepala eksekutif di masing-masing provinsi
18. Para
menteri bertanggung jawab kepada presiden
19. Jumlah
provinsi di Afrika selatan ada 9
20. Jumlah
anggota dewan nasional adalah 310
Jumat, 26 September 2014
Soal PKN Tugas 3
1. Cinta
produk dalam negeri merupakan sikap positif dalam pengamalan sila ke ....
a. Pertama
b. Kedua
c. Ketiga
d. Keempat
e. Kelima
2. Mengikuti
pemilihan Ketua OSIS merupakan sikap positif dalam pengamalan sila ke ....
a. Pertama
b. Kedua
c. Ketiga
d. Keempat
e. Kelima
3. Berikut
ini yang merupakan pengamalan dari sila ke 5 adalah ....
a. Mengikuti upacara dengan khitmad
b. Musyawarah
untuk mufakat
c. Beribadah
sesuai dengan keyakinan
d. Bersifat
egois
e. Cinta
produk dalam negeri
4. Berikut
ini hal hal yang harus dihindari dalam kehidupan beragama, kecuali ...
a. Fanatik
sempit
b. Sikap
acuh tak acuh
c. Meremehkan
agama lain
d. Berbagi dengan agama lain
e. Mencampuradukan
agama
5. Tindakan
berikut yang mencerminkan pelaksanaan nilai kerakyatan adalah ....
a. Toleransi
antar umat beragama
b. Tidak
memaksakan hak kepada orang lain
c. Menerima
kritik dan saran dari orang lain
d. Memberi bantuan kepada korban bencana alam
e. Menyampaikan
pendapat dimuka umum dengan baik dan sopan
6. Menerima
kritik dan saran dari orang lain merupakan pengamalan pancasila yaitu ....
a. Ketuhanan
b. Kemanusiaan
c. Persatuan
d. Kerakyatan
e. keadilan
7. keadilan
sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dapat terwujud dengan jalan ....
a. Pembangunan
perusahaan multinasional menuju era pasar bebas
b. Pemerataan pembangunan industri di seluruh wilayah Indonesia
c. Mekanisasi
dalam setiap kegiatan proyek pembangunan
d. Pembangunan
yang menitik beratkan pada sektor tertentu
e. Pemerataan
pembangunan dan hasil hasilnya
Sikap Positif terhadap Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka dalam Kehidupan sehari hari
·
Berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu
(sila 1)
·
Melakukan sholat 5 waktu (sila 1)
·
Taat kepada orang tua (sila 1)
·
Menjaga kebersihan tempat peribadahan (sila
1)
·
Mengikuti upacara dengan khitmad (sila 5)
·
Melaksanakan piket (sila 5)
·
Tidak membeda bedakan teman (sila 2)
·
Mengikuti pemilihan Ketua OSIS, Ketua Kelas,
dll (sila 4)
·
Bergotong royong dalam lingkungan masyarakat
(sila 4)
·
Cinta produk dalam negeri (sila 3)
·
Bersikap sopan santun (sila 2)
Kamis, 25 September 2014
Sikap Positif dan Negatif terhadap Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka
Sila
1
“Ketuhanan
yang Maha Esa”
|
NO
|
SIKAP
POSITIF
|
SIKAP
NEGATIF
|
|
1.
|
Mengembangkan toleransi antar umat beragama
|
Tidak mengembangkan toleransi antar umat beragama.
|
|
2.
|
Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
kepada orang lain
|
Memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
kepada orang lain
|
|
3.
|
Percaya dan takwa
kepada Tuhan yang Maha Esa sesuai ajaran agama yang dianut masing-masing.
|
Tidak Percaya kepada Tuhan
yang Maha Esa.
|
|
4.
|
Melaksanakan kewajiban dalam keyakinannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa,
sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing
|
Tidak Melaksanakan kewajiban dalam keyakinannya terhadap Tuhan Yang Maha
Esa, tidak sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing
|
|
5.
|
Memelihara Kebersihan sarana prasarana peribadahan
|
Tidak memelihara kebersihan sarana prasarana
peribadahan
|
|
6.
|
Membina kerja sama dan tolong menolong dengan pemeluk agama lain sesuai
dengan situasi dan kondisi di lingkungan masing-masing.
|
Tidak membina kerja sama dan tidak
tolong menolong dengan pemeluk agama lain.
|
Sila
2
“Kemanusiaan
yang Adil dan Beradap”
|
NO
|
SIKAP
POSITIF
|
SIKAP
NEGATIF
|
|
1.
|
Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia,
tenggang rasa dan tidak semena-mena terhadap orang lain
|
Tidak mengembangkan sikap saling mencintai sesama
manusia
|
|
2.
|
Gemar melakukan kegiatan
kemanusiaan. Contohnya : menjadi sukarelawan kemanusiaan, menolong orang lain
|
Tidak gemar melakukan kegiatan kemanusiaan
|
|
3.
|
Memperlakukan manusia/orang lain sesuai dengan harkat dan martabatnya
sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa
|
Tidak memperlakukan manusia/orang lain sesuai dengan
harkat dan martabatnya sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.
|
|
4.
|
Mengakui persamaan derajat, hak
dan kewajiban asasi setiap manusia tanpa membeda-bedakan suku, keturunan,
agama, jenis kelamin, kedudukan sosial, dan sebagainya
|
Tidak mengakui persamaan derajat, hak dan kewajiban asasi setiap manusia
|
|
5.
|
Menyadari bahwa kita mempunyai hak dan
kewajiban. yang sama
|
Tidak menyadari
bahwa kita mempunyai hak dan kewajiban yang sama
|
|
6.
|
Tidak melakukan diskriminatif
|
Melakukan diskriminatif
|
Langganan:
Postingan (Atom)


